Manfaat Website Dalam Menunjang Pembelajaran di Era Digitalisasi

       Perkembangan IPTEK saat ini semakin pesat dan banyak yang memanfaatkan perkembangan ini untuk mengembangkan teknologi-teknologi yang dapat bermanfaat bagi banyak orang khususnya para pelajar dan mahasiswa. Dengan kemudahan untuk menggunakan teknologi saat ini, banyak yang memanfaatkannya untuk mempermudah dan membantu di berbagai kebutuhan masyarakat (Rubiyati et al., 2017). Beberapa platform yang banyak digunakan sebagai media pembelajaran yaitu blog, Twitter, YouTube, dan website.

     Fitur utama dari web 2.0 termasuk situs jejaring sosial seperti faceboook, twitter,dan juga terdapat blog, podcast, video sharing, social bookmark. Web 2.0 menawarkan semua pengguna kebebasan yang sama untuk berkontribusi. Menurut Hendri (2014), menyatakan erdapat 7 Fitur kunci didalam pengintergarian web 2.0 [2] yaitu:

  1. Folksonomy Web tradisional seperti direktori Yahoo dan DMOZ menggunakan klasifikasi yang telah ditentukan Informasi seperti kategori dan sub kategori . Sebagai contoh, situs berbagi foto Flickr dan Bookmarking Sosial del.icio.us.
  2. Rich User Experience (Kaya Pengalaman Pengguna) Web tradisional yang dibangun dengan HTML dan CSS , CGI dan telah ditawarkan sebagai halaman statis . Di sisi lain Web 2.0 menggunakan Ajax ( Asynchronous JavaScript + XML ) menyajikan dinamis , pengalaman pengguna yang kaya kepada pengguna. Sebagai contoh, Google yang disediakan Google Maps dan Google Suggest.
  3. User as Contributor (Pengguna Sebagai Kontributor). Dalam tradisi web , informasi yang sering disediakan oleh pemilik situs dan pengguna selalu penerima . Model Informasi adalah One Way . Di sisi Web 2.0 pengguna lain juga memberikan kontribusi untuk konten dengan cara Evaluasi , Review & Mengomentari . Contoh khas adalah Amazon.com - review pelanggan bagian & mekanisme Page Rank Google.
  4. Long Tail Web tradisional seperti bisnis ritel produk tersebut dijual langsung kepada pengguna dan pendapatan yang dihasilkan . Tapi dalam web 2.0 produk tidak dijual langsung tetapi ditawarkan sebagai layanan secara permintaan dan pendapatan yang dihasilkan sebagai biaya bulanan dan membayar per konsumsi . Contoh khas adalah layanan CRM tenaga penjualan dan Google Apps.
  5. User Participation (Partisipasi pengguna) Dalam web tradisional isinya hanya penyedia oleh situs web pemilik / perusahaan, tetapi dalam web 2.0 pengguna berpartisipasi dalam konten sourcing . Hal ini juga dikenal sebagai Crowd sourcing . Contoh-contoh khas adalah Wikipedia & You Tube . 
  6. Basic Trust Dalam web tradisional isinya dilindungi oleh Hak Kekayaan Intelektual tetapi di sisi lain , di web 2.0 isi yang dibuat tersedia untuk berbagi , menggunakan kembali , mendistribusikan dan mengedit . Contoh-contoh khas Wikipedia & Kreatif Umum
  7. Distribution (penyebaran) Dalam web tradisional , isi dikirim sebagai situs langsung ke rumah . Tapi dalam web 2.0 , pengiriman konten menggunakan beberapa channel termasuk file sharing & permalinks.

    Teknologi ini menawarkan peluang baru bagi dosen dan mahasiswa dalam meningkatkan keterlibatan dalam proses belajar mengajar (Thompson, 2007). Web 2.0 memungkinkan pengguna, tidak hanya untuk membaca informasi tetapi juga untuk menghasilkan produk dan berinteraksi dengan pengguna lain. Tentunya peluang pemanfaatan web 2.0 juga bisa disinergikan dengan proses belajar mengajar di Perguruan Tinggi (Susan, 2010) Utilitas Web 2.0 seperti wiki, blog, situs social bookmarking dan lain-lain dapat digunakan untuk menunjang perkuliahan (Milne, 2007)

Media sosial merupakan salah satu sarana yang banyak digunakan pada zaman sekarang. Media sosial dapat digunakan untuk bermacam-macam kebutuhan salah satunya adalah untuk media pembelajaran. Saat ini sudah banyak aplikasi dan website-website yang memberikan konten, baik berisi materi, rumus, jawaban, dan solusi pembelajaran lainnya. Media sosial merupakan media yang memungkinkan penggunanya untuk merepresentasikan dirinya dalam berinteraksi, membangun kerja sama, berbagi, berkomunikasi dengan pengguna lain dalam membentuk hubungan sosial secara virtual (Nasrullah, 2015). 

Berikut data penggunaan media sosial di Indonesia pada tahun 2021:

Total Populasi (jumlah penduduk): 277,7 juta (tahun 2021: 274,9 juta/naik 1%).

Perangkat Mobile yang terhubung: 370,1 juta (tahun 2021: 345,3 juta/naik 3,6%).

Pengguna Internet: 204,7 juta (2021: 202,6 juta/naik 1%).

Pengguna Media Sosial Aktif: 191,4juta (2021: 170 juta, naik 12,6%)

Perkembangan IPTEK saat ini semakin pesat dan banyak yang memanfaatkan perkembangan ini untuk mengembangkan teknologi-teknologi yang dapat bermanfaat bagi banyak orang khususnya para pelajar dan mahasiswa. Dengan kemudahan untuk menggunakan teknologi saat ini, banyak yang memanfaatkannya untuk mempermudah dan membantu di berbagai kebutuhan masyarakat (Rubiyati et al., 2017). Beberapa platform yang banyak digunakan sebagai media pembelajaran yaitu blog, Twitter, YouTube, dan website. 

Manfaat Website Dalam Menunjang Pembelajaran di Era Digitalisasi

Jadi untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa manfaat website untuk pembelajaran yang perlu diketahui.

  1. Pengembangan Professional

Manfaat website bagi pembelajaran yang pertama adalah dapat mengembangkan profesionalisme. Maksudnya mengembangkan profesionalisme di sini adalah kita dapat meningkatkan semua pengetahuan. Misalnya dengan adanya website kita bisa mengatur bagaimana caranya berkomunikasi secara teratur kepada masyarakat di luar sana.

  1. Sumber Belajar

Manfaat website bagi pembelajaran selanjutnya adalah sebagai sumber belajar. Mungkin dulu sumber belajar atau pembelajaran adalah buku. Akan tetapi, dengan adanya website sekarang ini kita bisa menambah sumber pembelajaran. Bahkan, dengan adanya website kita bisa belajar dari semua sumber yang ada. Tentunya dengan belajar dari berbagai sumber yang ada, akan menambah wawasan dalam pembelajaran.

  1. Dapat Belajar Sendiri Dengan Cepat

Manfaat website bagi pembelajaran tidak hanya sebagai sumber belajar, melainkan juga dapat belajar dengan cepat. Mengapa begitu? Sebab, dengan adanya website kita tidak hanya belajar bersama guru saat di sekolahan. Akan tetapi, kita bisa belajar sendiri dengan pedoman yang ada di website. Dengan begitu, tentunya kita akan lebih cepat untuk menguasai materi pelajaran yang diperoleh.

  1. Menambah Wawasan

Tentunya dengan adanya website dalam pembelajaran, akan menambah kita mengenai wawasan di luar sana.  Misalnya, kita jadi tahu informasi mengenai pembelajaran yang ada di belahan bumi itu seperti apa. Selain itu, dengan adanya website kita dapat meningkatkan komunikasi kepada seluruh masyarakat lainnya.

  1. Sarana Belajar Online

Jika dulu sebelum adanya website, saat mengikuti pembelajaran kita harus berada dalam ruangan atau kelas. Bahkan saat ingin mengikuti pembelajaran kita juga harus melakukan tatap muka langsung dengan guru. Akan tetapi, sekarang dengan adanya website, kita sudah tidak perlu lagi mengikuti pembelajaran dalam kelas. Sebab, dengan adanya website kita bisa mengikuti pembelajaran melalui website atau melalui kelas online.

  1. Memperbanyak Materi Pelajaran

Manfaat website bagi pembelajaran lainnya adalah dapat memperbanyak materi pelajaran. Pasalnya dengan memanfaatkan sebuah website, materi pelajaran yang akan disampaikan oleh guru tidak ada terpaku pada buku yang ada. Melainkan, dapat mencari materi pelajaran lebih banyak lagi melalui website yang ada.

  1. Sebagai Pembelajaran Alternatif

Website juga bisa bermanfaat sebagai alternatif suatu pembelajaran. Sebab, dengan adanya website, sekarang kita juga bisa belajar di rumah tanpa harus pergi atau berangkat ke sekolah. Jadi selain belajar di sekolahan kita juga bisa menambah ilmu di rumah sesuai materi yang sudah dipelajari di sekolahan. Bahkan jika belajar di rumah tentunya kita tidak akan merasa bosan dengan suasana yang ada di sekolahan.

  1. Menghemat Biaya Pembelajaran

Dengan adanya website, tentunya juga akan menghemat biaya dalam proses pembelajaran. Pasalnya kita sebagai siswa sudah tidak perlu lagi membeli buku, LKS, modul dan lain sebagainya. Mungkin sebelum adanya website, saat ingin belajar kita harus membeli buku terlebih dahulu. Akan tetapi, dengan adanya website inilah kita tidak perlu lagi membeli buku buat pembelajaran.

  1. Dapat Belajar Jarak Jauh

Manfaat website bagi pembelajaran yang terakhir adalah dapat belajar jarak jauh. Jadi dengan adanya website, kita tidak perlu lagi belajar di dalam kelas. Bahkan dengan adanya website inilah kita bisa belajar di mana dan kapan saja kita mau, tanpa terhambat oleh waktu. Sebab, jika sebelum adanya website, kita hanya dapat mengikuti pembelajaran di dalam kelas.

 

Referensi:

Hendri. (2014). PEMANFAATAN ELEARNING DENGAN APLIKASI WEB 2.0 SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN PADA PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA. Jurnal Ilmiah Media Processor. 9 (2): 150-156.

Susan (2010) "Web 2.0 Technologies in Higher Education Teaching: A Practical Introduction," Kentucky Journal of Excellence in College Teaching and Learning: 8 (2): 120-129.

Thompson, J. (2007, April/May). Is Education 1.0 ready for Web 2.0 students? Innovate: Journal of Online Education. 3(4)

Milne, A.J. (2007). Entering the interaction age: Implementing a future vision for campus learning spaces…today. EDUCAUSE Review, 42(1), 12-31.

Komentar